6 Panduan Penting Sebelum Membeli iPhone Bekas

Lidya Aurora

Updated on:

iPhone, dengan daya tariknya yang khas, tetap menjadi favorit banyak orang meskipun dikenal sebagai perangkat mahal. Produk buatan Apple ini terus menawarkan kualitas premium yang tak tertandingi dan daya tahan yang tinggi. Oleh karena itu, iPhone bekas juga tetap diminati, memberikan pengalaman smartphone berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.

Namun, sebelum memutuskan untuk membeli iPhone bekas, ada beberapa panduan penting yang perlu Anda perhatikan agar Anda tidak salah pilih dan menghindari penyesalan di kemudian hari.

Perhatikan Kondisi Fisiknya

Meskipun Anda membeli perangkat bekas, perhatikan apakah kondisi fisik iPhone masih terjaga dengan baik. Semakin mulus penampilan fisiknya, semakin baik perawatan yang diberikan oleh pemilik sebelumnya. Periksa apakah ada goresan, lecet, atau kerusakan lain pada bodi atau layar. Semua kerusakan ini akan memengaruhi harga jual ponsel. Pastikan juga semua fungsi perangkat seperti layar sentuh, kamera, audio, dan lainnya berfungsi dengan baik.

Periksa Kelengkapan Dalam Kemasan

Sejak seri iPhone 12, Apple tidak lagi menyertakan headphone dalam kotak penjualan. Jadi, jika Anda membeli iPhone seri 12 atau yang lebih baru, kemungkinan penjual tidak akan menyertakan headphone. Meski begitu, pastikan ponsel tersebut lengkap dengan dus dan kartu garansi, bahkan jika masa garansi telah habis. Ini penting untuk memastikan bahwa iPhone bekas yang Anda beli bukan hasil kejahatan seperti pencurian.

Perhatikan Usia dan Kualitas Baterai

Perangkat iPhone yang sudah berusia lebih dari tiga tahun mungkin memiliki baterai yang mulai menurun kualitasnya. Harga iPhone bekas yang lebih tua mungkin lebih terjangkau, tetapi Anda harus mempertimbangkan tingkat penggunaan baterai. Beberapa seri iPhone lama masih dapat mengganti baterai, tetapi kinerjanya mungkin tidak akan seoptimal perangkat baru. Selain itu, kapasitas baterai perangkat yang lebih tua juga biasanya lebih rendah dan daya tahannya lebih cepat habis.

Periksa Apple ID dan iCloud

Pastikan bahwa pemilik sebelumnya telah menghapus akun iCloud dari perangkat sebelum Anda membelinya. Setelah Anda memiliki iPhone bekas, Anda harus membuat akun Apple ID Anda sendiri untuk masuk dan menggunakan perangkat dengan lancar. Ini juga akan memastikan bahwa perangkat tidak memiliki keterkaitan dengan akun Apple ID sebelumnya.

Pastikan IMEI Berfungsi

IMEI adalah nomor identifikasi unik yang berhubungan dengan jaringan seluler. Pastikan perangkat yang Anda beli memiliki IMEI yang terdaftar di Kementerian Perindustrian. Perangkat ilegal atau tidak terdaftar tidak akan berfungsi dengan baik dan tidak akan muncul sinyal kartu SIM untuk akses internet, telepon, dan SMS. Untuk menghindari masalah ini, sebaiknya hindari membeli iPhone yang dijual sebagai refurbished dan lebih baik mencari perangkat bekas yang digunakan oleh pengguna pribadi yang dapat Anda temukan di berbagai platform jual beli.

Perhatikan Dukungan Update iOS

Apple biasanya memberikan pembaruan sistem operasi iOS selama lima tahun setelah perilisan produk. Setelah itu, perangkat tersebut akan berhenti menerima pembaruan dan tidak dapat diperbarui lagi. Oleh karena itu, pastikan Anda membeli iPhone bekas yang masih memiliki beberapa tahun dukungan pembaruan iOS. Hindari perangkat yang sudah terlalu lama, kecuali Anda hanya menggunakannya untuk koleksi.

Membeli iPhone bekas dapat menjadi alternatif yang menarik, terutama jika Anda ingin merasakan kualitas iPhone dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, selalu penting untuk berhati-hati dan memperhatikan panduan ini agar Anda mendapatkan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan dalam kondisi terbaik.

Leave a Comment